Klu pake transtool arti dari kata diatas adalah menemukan masalah. benerkah itu maksudnya…
eits tunggu dulu… berhubung kita sedang diforum TRIZ so artinya mesti disesuaikan dalam konteks TRIZ.
Sebelumnya kita definikan dulu “problem”. menurut kamus bahasa kata “problem” diartikan sebagai “masalah”. dalam konteks kehidupan manusia “masalah” bermakna segala sesuatu yang menjadi penghalang demi tercapainya tujun. dalam konteks penelitian masalah dijadikan patokan dasar dalam melakukan penelitian atau rekayasa terhadap sistem. bedanya dalam konteks ini “masalah” tersebut dapat dalam didefinisikan secara jelas atau hanya abstrak.
Sesuai dengan konteks tersebut dalam TRIZ kata “masalah” diklasifikasikan atas:
1.Masalah yang biasa terjadi (routine)
Dikatakan routine jika dalam menyelesaikan masalah sudah diketahui apa saja langkah-langkah kritis yang akan dilakukan. contohnya “bagaimana menentukan rute terbaik dalam mengirimkan bahan makanan pada suatu daerah tertentu, permasalahan disini jelas yaitu rute yang tepat dan langkah kritisnya adalah penentuan rute yang ekonomis. Tipe masalah ini dapat diselesaikan diantaranya dengan menggunakan standarisasi atau proses-proses yang otomatis atau menggunakan metode seperti: matematika, marketing, dan desain.
2.Masalah yang tidak biasa terjadi (nonroutine).
Dikatakan nonroutine jika dalam menyelesaikan masalah tersebut, langkah-langkah kritisnya tidak diketahui.
nah dalam TRIZ tipe permasalahan nonroutine dapat kita sebut sebagai inventive problems.
TRIZ dapat dijadikan metode yang kemudian digunakan untuk mendefinisikan masalah-masalah teknis yang digunakan untuk memecahkan masalah yang kemungkinan langkah-langkah dalam penyelesaiannya tidak diketahui (nonroutine problems).
buat teman yang menggunakan TRIZ :
inventive problem ini merupakan konsep dasar kita memahami masalah dalam penggunaan TRIZ
selamat mencoba